Banyak banget yang aku dapatkan dari KPP yang cuma 2 hari aja. Awalnya aku pikir KPP ini cuma sebagai formalitas aja, gak terlalu excited untuk ngikutinnya, karena yang ada di bayanganku, KPP itu hanyalah seminar yang bakal buat aku sama Will bosen banget, tapi ternyata aku salah.
KPP kita berlangsung di Gereja St. Yohanes Bosco Sunter. Dan aku gak nyangka banget kalo peserta KPP gelombang kali ini berjumlah 120 pasang, jadi total 240 orang. "Cukup" banyak kan :D
Sesi2 yang dibawakan untuk KPP adalah sbb:
- Moral & Hukum Gereja
- Kawin Campur
- Komunikasi Suami - Istri
- Panggilan Menjadi Orang Tua
- Perencanaan Keuangan Rumah Tangga
- Seksualitas Dalam Pernikahan
- Spirit Pernikahan
- Keluarga Berencana
Aku gak akan jelasin satu persatu mengenai isi dari masing2 sesi, karena dari judulnya pun sudah menjelaskan apa yang disampaikan di setiap sesi. Tapi yang jelas pandangan aku jadi lebih terbuka dengan adanya KPP ini. Terlebih lagi mengenai hal-hal apa yang biasa terjadi di dalam sebuah pernikahan. Seperti penjelasan singkat aku di POST sebelumnya mengenai hari pertama KPP kita.
Di hari ke-2 ada sesi "Panggilan Menjadi Orang Tua", dari sesi ini aku jadi tau ternyata menjadi orang tua itu "susah". Kenapa aku bilang susah? Karena aku belum pernah mengalaminya, jadi aku kurang tau pasti. Dan jujur aja aku takut gak bisa jadi orang tua yang terbaik & gak bisa kasih yang terbaik untuk anak ku nantinya. Mungkin pikiran ku sudah terlalu jauh, karena aku sudah berpikir sampai kesana2. Tapi walau bagaimana pun nantinya aku akan jadi "Mom to be" jadi menurut aku itu adalah kekhawatiran yang wajar. Aku cuma bisa berharap & berdoa supaya aku bisa menjadi orang tua yang terbaik & memberikan yang terbaik juga buat anak2ku nantinya, seperti yang sudah aku dapatkan sekarang dari orang tuaku.
Yang jelas, KPP yang aku jalani selama 2 hari kemarin, itu BERGUNA banget buat aku & Will dan aku yakin banyak juga pasangan yang ngerasain hal yang sama seperti kita.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.